KISI – KISI PENGUKURAN
PENILAIAN DISRUPTIVE INOVATION
DALAM
PEMBELAJARAN KIMIA
Langkah – langkah pengukuran penilaian disruptive inovation yang dirancang
dalam pembelajaran pada dasarnya dibagi menjadi tiga yakni pemanfaatan tekhnologi, dinamika kebutuhan
belajar, dan lingkungan eksternal lain seperti pada bagan berikut :
(1)
Pemanfaatan
teknologi (Technological Features)
Pamanfaatan
tekhnologi pada pembelajaran disruptive
inovation dapat berupa :
§ Integrasi (integration)
Integrasi dalam
pembelajaran yakni penggunaan tekhnologi dalam proses pembelajaran, misalnya
pembelajaran yang dihubungkan dengan jaringan internet.
§ Pengelolaan Kelas (Leadership)
Pengelolaan
kelas bearti kemampuan guru dalam memanajeman siswa, waktu dan pembelajaran,
ini dapat diaplikasikan dengan menggunakan learning
manajemetn system berbasis online
ataupun offline, seperti pada
penggunaan aplikasi disruptive innovation learning, google classroom, eddomo
dan lainnya
§ Kemahiran/ketrampilan (Maturity)
Kemahiran ataupun
ketrampilan yang dimiliki oleh guru atupun siswa dalam proses pembelajaran,
misalnya pembelajaran dengan menggunakan alat tekhnologi informasi seperti PC,
Laptop, video pembelajaran.
§ Penyederhanaan konsep (Diffusivity)
Penyederhanaan
konsep dapat berupa pembelajaran dikelas dengan menggunakan power point yang di
link dengan jaringan internet, untuk memudahkan guru memberikan materi
pembelajaran visual serta membantu siswa memahami materi dan konsep.
§ Ringkasan (simplification)
Ringkasan yang
dimaksud dalam disruptive inovation misalnya
dengan menggunakan virtual lab, atau media pembelajaran berbasis elektronik
lainnya guna memudahkan guru menyampaikan materi pembelajaran
(2)
Dinamika
Kebutuhan belajar (Marketplace Dynamics)
Dalam dinamika
kebutuhan belajar hal – hal yang perlu diperhatikan adalah :
§ Kebutuhan belajar
Yakni memungkinkan
ahli tekhnologi informasi untuk menciptakan tekhnologi yang membantu proses
pembelajaran. Misalnya menciptakan media pembelajaran berbasis tehknologi tinggi
§ Jaringan kerja sama
Merupakan jejaring
sosial yang membantu masing – masing individu untuk berinteraksi dan saling
berdiskusi dalam proses pembelajaran. Misalnya penggunaan whatssap atau wechat
sebagai ruang diskusi kelompok belajar.
§ Meminimalkan biaya
Penggunaan tekhnologi
pada dasarnya adalah untuk memudahkan kerja manusia, selain itu juga untuk
meminimalkan biaya yang dikeluarkan. Misalnya dengan penggunaan pembelajaran
berbasis internet, siswa dapat dengan mudah mengakses pembelajaran melalui
jaringan wifi sekolah ataupun wifi corner.
(3)
Lingkungan
eksternal
Lingkungan eksternal
yang juga memberi pengaruh pada pembelajaran disruptive inovation adalah :
§ Kebijakan Pendukung
Kebijakan pendukung
ini dapat berupa Undang – undang atau peraturan menteri yang
mengatur kebijakan pendidikan nasional, Seperti kebijakan “merdeka belajar”
yang dicanangkan oleh menteri pendidikan Nadiem Anwar Makarim baru – baru ini.
§ Dampak terhadap makro ekonomi
Perkembangan
tekhnologi pendidikan yang yang berkorelasi terhadap pertumbuhan ekonomi, misalnya
adalah aplikasi ruang guru yang dapat membantu siswa mendapatkan bimbingan
belajar online dari lembaga pendidikan luar sekolah. Aplikasi ruang guru
menciptakan lapangan kerja dan juga membantu meningkatkan kemampuan belajar
siswa.
Sumber : file:///D:/Makul%20Penilaian%20autehentik/1-s2.0-S0040162518306656-main.en.id.pdf

Pada pembelajaran kimia khususnya pada sekolah yang terpencil, apakah semua indikator dapat kita terapkan sekaligus dalam satu materi (pokok bahasan)?
BalasHapusmungkin tidak semua aspek yang bisa diukur, tergantung pada sarana dan prasarana sekolah dan kreativitas guru dalam menginovasikan pembelajaran
HapusApakah ketiga aspek yang disebutkan diatas saling berketerkaiatan dalam pembuatan kisi-kisi? Dan bagaimana menurut pandangan anda apakah penilaian yang telah berlaku saat ini telah mengandung ketiga aspek tersebut?
BalasHapusmenurut saya tidak saling berkaitan, tetapi saling mendukung
HapusMenurut anda,apakah setiap faktor dari masing-masing aspek mempengaruhi ketercapaian indikator yang lain?
BalasHapussaya pikir tidak sepenuhnya saling mempengaruhi, tetapi mungkin saling mendukung
Hapusmenurut saya semua indikator dalam destruktif inovasi saling keterkaitan, hubungan antara indikator-indikator tersebut mempengaruhi bagaimana ketercapaian dari setiap aspek. jika sekolah, guru, siswa, prasarana memadai maka semua indikator tersebut dapat dicapai dalam pembelajaran secara destruktif inovasi
HapusBagaimana keterkaitan antar indikator disruptive innovation pada penerapannya dalam pembelajaran kimia? dan apakah terdapat syarat dalam penerapan indikator-indikator tersebut, agar dapat diterapkan dengan baik?
BalasHapussaya pikir indikator saling mendukung, tidak selalu saling berkaitan, tergantung kreativitas guru mengelola pembelajaran.
Hapusapakah semua indikator ini dapat diterapkan pada sekolah yang memiliki keterbatasan sarana dan prasarana dalam proses pembelajaran?
BalasHapussaya pikir tergantung pada kreativitas pendidik untuk menginovasikan pembelajaran, menggantikan sarana belajar yang ada dengan yang lain yang mungkin tersedia di sekitar lingkungan. walaupun menurut saya faktor sapras sangat mendukung keberhasilan indikator disruptif ini
HapusSebagai seorang guru/pendidik, apakah aspek aspek tersebut sudah dilakukan pada proses pembelajaran disekolah? Jika sudah aspek mana saja yang sudah diterapkan di sekolah
BalasHapusbelum seutunya dilaksanakan, tetapi beberapa indikator sudah diterapkan, misalnya indikator maturity yakni pembelajaran dengan memanfaatkan LCD Proyektor, indikator diffusifity yakni pembelajaran dengn bantuan aplikasi power point atau aplikasi pembelajaran lain
HapusDari ke-tiga aspek yang telah kita pelajari. Menurut anda aspek mana yang paling penting di terapkan dalam pembelajaran guna meningkatkan kualitas kompetensi siswa? mengapa?
BalasHapusSemua aspek sama pentingnya, tetapi menurut saya yang paling mudah dilaksanakan pendidik disekolah adalah aspek Technological Features) dan aspek Marketplace Dynamics),karena langsung menyentuh pada inovasi guru dalam pembelajaran
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusApakah semua materi kimia dapat digunakan untuk ketiga aspek indikator disruptive inovasi?
BalasHapusBisa, tergantung inovasi dan kreativitas guru
HapusHampir semua materi kimia bisa diterapkan indikator diruptiv inovasi tergantung karakteristik materi tersebut dan penyesuaian terhadap indikator.
Hapussaya setuju dengan pendapat frandi bahwa 3 aspek indikator distruptive inovasi dapat diterapkan pada semua materi pembelajran kimia dengan menyesuaikan karakteristik materi dengan indikator agar tujuan pembelajaran tercapai
HapusMenurut anda aspek atau kategori mana yang memiliki peranan penting dalam pembelajaran?
BalasHapusSemua aspek memiliki peran penting dalam proses pembelajaran, tapi menurut saya lingkungan eskternal sangat membantu semua aspek bisa berjalan dengan baik
Hapusselain ketiga aspek penilaian disruptive inovasi yang sudah dijelaskan diatas, bagaimana pengaruh indikator kognitif yang berhubungan dengan tingkat berpikir siswa pada penyusunan penilaian disruptive inovasi?
BalasHapusPenilaian disruptive membantu pendidik mengarahkan pembelajaran yang lebih inovatif dan bermakna bagi siswa, disamping itu akan memberikan ruang gerak kepada pendidik dan siswa untuk berinteraksi dan menambah wawasan di luar koridor biasa tetapi tetap dalam kaidah pembelajaran yang positif.
Hapus