Jumat, 14 Februari 2020

KISI – KISI PENGUKURAN PENILAIAN DISRUPTIVE INOVATION DALAM PEMBELAJARAN KIMIA


KISI – KISI PENGUKURAN PENILAIAN DISRUPTIVE INOVATION
DALAM PEMBELAJARAN KIMIA











Langkah – langkah pengukuran penilaian disruptive inovation yang dirancang dalam pembelajaran pada dasarnya dibagi menjadi tiga yakni  pemanfaatan tekhnologi, dinamika kebutuhan belajar, dan lingkungan eksternal lain seperti pada bagan berikut :






(1)    Pemanfaatan teknologi (Technological Features)
Pamanfaatan tekhnologi pada pembelajaran disruptive inovation dapat berupa :
§   Integrasi (integration)
Integrasi dalam pembelajaran yakni penggunaan tekhnologi dalam proses pembelajaran, misalnya pembelajaran yang dihubungkan dengan jaringan internet.
§   Pengelolaan Kelas (Leadership)
Pengelolaan kelas bearti kemampuan guru dalam memanajeman siswa, waktu dan pembelajaran, ini dapat diaplikasikan dengan menggunakan learning manajemetn system berbasis online ataupun offline, seperti pada penggunaan aplikasi disruptive innovation learning, google classroom, eddomo dan lainnya
§   Kemahiran/ketrampilan (Maturity)
Kemahiran ataupun ketrampilan yang dimiliki oleh guru atupun siswa dalam proses pembelajaran, misalnya pembelajaran dengan menggunakan alat tekhnologi informasi seperti PC, Laptop, video pembelajaran.
§   Penyederhanaan konsep (Diffusivity)
Penyederhanaan konsep dapat berupa pembelajaran dikelas dengan menggunakan power point yang di link dengan jaringan internet, untuk memudahkan guru memberikan materi pembelajaran visual serta membantu siswa memahami materi dan konsep.
§   Ringkasan (simplification)
Ringkasan yang dimaksud dalam disruptive inovation misalnya dengan menggunakan virtual lab, atau media pembelajaran berbasis elektronik lainnya guna memudahkan guru menyampaikan materi pembelajaran

(2)    Dinamika Kebutuhan belajar (Marketplace Dynamics)
Dalam dinamika kebutuhan belajar hal – hal yang perlu diperhatikan adalah :
§   Kebutuhan belajar
Yakni memungkinkan ahli tekhnologi informasi untuk menciptakan tekhnologi yang membantu proses pembelajaran. Misalnya menciptakan media pembelajaran berbasis tehknologi tinggi
§   Jaringan kerja sama
Merupakan jejaring sosial yang membantu masing – masing individu untuk berinteraksi dan saling berdiskusi dalam proses pembelajaran. Misalnya penggunaan whatssap atau wechat sebagai ruang diskusi kelompok belajar.
§   Meminimalkan biaya
Penggunaan tekhnologi pada dasarnya adalah untuk memudahkan kerja manusia, selain itu juga untuk meminimalkan biaya yang dikeluarkan. Misalnya dengan penggunaan pembelajaran berbasis internet, siswa dapat dengan mudah mengakses pembelajaran melalui jaringan wifi sekolah ataupun wifi corner.

(3)    Lingkungan eksternal
Lingkungan eksternal yang juga memberi pengaruh pada pembelajaran disruptive inovation adalah :
§   Kebijakan Pendukung
Kebijakan pendukung ini  dapat berupa  Undang – undang atau peraturan menteri yang mengatur kebijakan pendidikan nasional, Seperti kebijakan “merdeka belajar” yang dicanangkan oleh menteri pendidikan Nadiem Anwar Makarim baru – baru ini.
§   Dampak terhadap makro ekonomi
Perkembangan tekhnologi pendidikan yang yang berkorelasi terhadap pertumbuhan ekonomi, misalnya adalah aplikasi ruang guru yang dapat membantu siswa mendapatkan bimbingan belajar online dari lembaga pendidikan luar sekolah. Aplikasi ruang guru menciptakan lapangan kerja dan juga membantu meningkatkan kemampuan belajar siswa.




Sumber : file:///D:/Makul%20Penilaian%20autehentik/1-s2.0-S0040162518306656-main.en.id.pdf



24 komentar:

  1. Pada pembelajaran kimia khususnya pada sekolah yang terpencil, apakah semua indikator dapat kita terapkan sekaligus dalam satu materi (pokok bahasan)?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin tidak semua aspek yang bisa diukur, tergantung pada sarana dan prasarana sekolah dan kreativitas guru dalam menginovasikan pembelajaran

      Hapus
  2. Apakah ketiga aspek yang disebutkan diatas saling berketerkaiatan dalam pembuatan kisi-kisi? Dan bagaimana menurut pandangan anda apakah penilaian yang telah berlaku saat ini telah mengandung ketiga aspek tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya tidak saling berkaitan, tetapi saling mendukung

      Hapus
  3. Menurut anda,apakah setiap faktor dari masing-masing aspek mempengaruhi ketercapaian indikator yang lain?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya pikir tidak sepenuhnya saling mempengaruhi, tetapi mungkin saling mendukung

      Hapus
    2. menurut saya semua indikator dalam destruktif inovasi saling keterkaitan, hubungan antara indikator-indikator tersebut mempengaruhi bagaimana ketercapaian dari setiap aspek. jika sekolah, guru, siswa, prasarana memadai maka semua indikator tersebut dapat dicapai dalam pembelajaran secara destruktif inovasi

      Hapus
  4. Bagaimana keterkaitan antar indikator disruptive innovation pada penerapannya dalam pembelajaran kimia? dan apakah terdapat syarat dalam penerapan indikator-indikator tersebut, agar dapat diterapkan dengan baik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya pikir indikator saling mendukung, tidak selalu saling berkaitan, tergantung kreativitas guru mengelola pembelajaran.

      Hapus
  5. apakah semua indikator ini dapat diterapkan pada sekolah yang memiliki keterbatasan sarana dan prasarana dalam proses pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya pikir tergantung pada kreativitas pendidik untuk menginovasikan pembelajaran, menggantikan sarana belajar yang ada dengan yang lain yang mungkin tersedia di sekitar lingkungan. walaupun menurut saya faktor sapras sangat mendukung keberhasilan indikator disruptif ini

      Hapus
  6. Sebagai seorang guru/pendidik, apakah aspek aspek tersebut sudah dilakukan pada proses pembelajaran disekolah? Jika sudah aspek mana saja yang sudah diterapkan di sekolah

    BalasHapus
    Balasan
    1. belum seutunya dilaksanakan, tetapi beberapa indikator sudah diterapkan, misalnya indikator maturity yakni pembelajaran dengan memanfaatkan LCD Proyektor, indikator diffusifity yakni pembelajaran dengn bantuan aplikasi power point atau aplikasi pembelajaran lain

      Hapus
  7. Dari ke-tiga aspek yang telah kita pelajari. Menurut anda aspek mana yang paling penting di terapkan dalam pembelajaran guna meningkatkan kualitas kompetensi siswa? mengapa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua aspek sama pentingnya, tetapi menurut saya yang paling mudah dilaksanakan pendidik disekolah adalah aspek Technological Features) dan aspek Marketplace Dynamics),karena langsung menyentuh pada inovasi guru dalam pembelajaran

      Hapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  9. Apakah semua materi kimia dapat digunakan untuk ketiga aspek indikator disruptive inovasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa, tergantung inovasi dan kreativitas guru

      Hapus
    2. Hampir semua materi kimia bisa diterapkan indikator diruptiv inovasi tergantung karakteristik materi tersebut dan penyesuaian terhadap indikator.

      Hapus
    3. saya setuju dengan pendapat frandi bahwa 3 aspek indikator distruptive inovasi dapat diterapkan pada semua materi pembelajran kimia dengan menyesuaikan karakteristik materi dengan indikator agar tujuan pembelajaran tercapai

      Hapus
  10. Menurut anda aspek atau kategori mana yang memiliki peranan penting dalam pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua aspek memiliki peran penting dalam proses pembelajaran, tapi menurut saya lingkungan eskternal sangat membantu semua aspek bisa berjalan dengan baik

      Hapus
  11. selain ketiga aspek penilaian disruptive inovasi yang sudah dijelaskan diatas, bagaimana pengaruh indikator kognitif yang berhubungan dengan tingkat berpikir siswa pada penyusunan penilaian disruptive inovasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penilaian disruptive membantu pendidik mengarahkan pembelajaran yang lebih inovatif dan bermakna bagi siswa, disamping itu akan memberikan ruang gerak kepada pendidik dan siswa untuk berinteraksi dan menambah wawasan di luar koridor biasa tetapi tetap dalam kaidah pembelajaran yang positif.

      Hapus

INSTRUMEN PENILAIAN INOVASI PENDAGOGI GURU

INSTRUMEN PENILAIAN INOVASI PENDAGOGI GURU      Pendidikan saat ini beralih dari fase konvensional dengan media – media analog menuju...